Inilah Timeline Kebenaran Carut Marut PASAR BESAR TUBAN Mondokan

Pada tahun 2001 pemerintah saat itu ingin membuat rencana pengembangan kota ke arah barat kota Tuban.

Mungkin dulu saat kita masih kecil yang ingin bepergian ke Merak Urak pasti merasakan bagaimana sepinya daerah situ. Betul apa betul?

— DISCLAIMERS —
** Tulisan ini di rangkum dari berbagai sumber media offline dan online dari berbagai SUDUT PANDANG **
** Analisa bisnis juga dilakukan pada tulisan ini **
** Harap membaca sampai tuntas agar tidak terjadi salah paham **
** Ada sebuah narasi paid promote dari tulisan ini **

SEJARAH PASAR SAAT AWAL MILENIUM 2000

Akhirnya di belilah tanah di daerah Mondokan yang kita kenal sekarang dengan PASAR MANGKRAK.

Dibuatlah rencana membuat sebuah PASAR BESAR yang nantinya bisa untuk meramaikan kawasan tersebut.

Pada tahun itu juga terjadi perubahan pemerintahan. Bupati yang lama digantikan dengan Bupati baru. Demikian RENCANA membangun pasar besar harus tetap di eksekusi pemerintahan selanjutnya.

Sekitar awal 2002 dilakukanlah pekerjaan untuk membuat Pasar Besar Tuban (PBT).

Pada waktu itu Pemkab Tuban menggandeng PT Kharisma Bengawan Solo (KBS) untuk MEMBANGUN DAN MENGELOLAH Pasar Besar Tuban selama sekitar 20 tahunan.

“Tanahnya Milik Pemkab Tuban, di Sewa, dikelola, dan dijadikan pasar oleh KBS”

PT KBS menyerahkan pekerjaan konstruksi bangunannya kepada PT. Hutama Karya (HK).

Saat itu juga KBS sebagai pengelola PBT mempromosikan siteplan kepada warga Tuban. Agar saat sudah jadi nanti bisa langsung bisa di tempati [ruko dan stan pasar].

Beberapa tahun setelahnya bangunan fisik ada yang beberapa sudah jadi seperti stan kios di dalam. Ada beberapa pedagang juga yang sempat jualan di PBT.

Tapi dengan sulitnya akses ke PBT pada waktu itu membuat trafik kunjungan pembeli ke PBT sangat sangat sedikit sekali. Hingga membuat pedagang PBT [user PT KBS] mengalami Nihil pendapatan.

Akhirnya membuat para pedagang tidak ada lagi yang mau jualan di PBT. PT KBS juga merugi akibat sudah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membangun PBT tetapi tidak ada perputaran uang disana.

PT HK selaku kontraktor juga ikut kena imbas dari carut marut ini hingga membuatnya bersengketa dengan KBS.

Akhirnya dengan segala drama yang terjadi akhirnya PBT ini diserahkan sepenuhnya kepada HK untuk dikelola dengan konsep modern yang sama pemerintahan sekarang tidak musyawarah dulu dengan para pedagang PBT.

Tentunya para pedagang PBT merasa terdzolimi oleh Pemkab dan HK walaupun pada dasarnya kontrak perjanjian user-user ini adalah KONTRAK PERJANJIAN SEWA BANGUNAN pada TANAH MILIK PEMKAB yang DI KELOLA OLEH PT HK selama 20 tahun. MUNGKIN sebelum diratakan baiknya user ingin diajak musyawarah dulu sebelumnya oleh pihak terkait, minimal bulan-bulan sebelum di robohkan.

NASI SUDAH MENJADI BUBUR…

Di lain sisi Pemkab juga merasa PASAR MANGKRAK tersebut menjadi UANG MATI dan tempat terjadinya kriminalitas jika tidak segera di konsep ulang. PT HK juga mau tidak mau harus segera melanjutkan pembangunannya sesuai putusan peradilan.

APA YANG SALAH?

Baik mari kita bahas dari segi bisnis dan konsep awalnya. PASAR LETAKNYA BUKAN DI LAPAK, PASAR LETAKNYA DI BENAK KONSUMEN. Baiknya sebelum membuat suatu konsep jualan OFFLINE di survey dulu, berapa trafik perhari di kawasan tersebut? apa saja fasilitas penunjang yang bisa meramaikan kawasan tersebut? bagaimana perilaku calon pengunjung?

Nah MUNGKIN si pembuat konsep pada jaman itu belum memikirkan analisa pasar tersebut. Jadi sebelum bertransaksi di lapak, PR pertama bagaimana menarik minat calon pengunjung dari PBT itu dan mempersepsikan PBT menjadi pasar yang beda dari yang lain. MUNGKIN jika saat itu analisanya sudah benar, 10 tahun lalu pasti sudah ramai.

JIKA MALAM ADALAH SIMBOL KEPUTUSAAN DALAM GELAP YANG TAK BERUJUNG MAKA FAJAR ADALAH SIMBOL DARI SEBUAH HARAPAN BARU

Harapan itu bernama PASAR MODERN TUBAN dengan konsep lebih baru dan mempunyai market kategori beda dari Pasar Baru Tuban. Kelak nantinya disana juga akan di bangun hotel dan tempat wisata juga.

Dengan tingkat trafik yang tinggi ke arah barat juga ke arah timur dan semakin banyaknya pemukiman di daerah tersebut mudah-mudahan proyek ini bisa sukses dan menumbuhkan perekonomian rakyat.

SELALU ADA PELUANG

Dengan konsep yang terbaru itu maka akan mengundang banyak semut untuk meramaikan kawasan itu. Bagi tipe semut yang doyan investasi maka akan membeli tanah atau rumah di sekitar daerah PBT. Beruntungnya kalian yang membaca tulisan ini karena ada 3 dari 9 lokasi Granada Property yang dekat dengan kawasan PBT.

Semoga bermanfaat dan tercerahkan.

Follow Granada on FACEBOOK!
http://www.facebook.com/DeveloperPerumahanRukoDanApartemen

Quiz on our INSTAGRAM!
http://www.instagram.com/granadaproperty.official

And Contact Our Whatsapp!
http://wa.me/6281217203342

255++ orang telah kami bantu untuk mewujudkan impian punya rumah.

Yuk kami bantu anda mendapatkan rumah impian.

Granada Property
“Hunian Modern Cita Rasa Kearifan Lokal”

Tinggalkan Balasan